Saya akan mencoba menuliskan apa yang telah saya pelajari tentang pasar uang dan modal yang telah saya pelajari dalam matakuliah Bank dan Lembaga Keuangan. Disini saya berbagi informasi kepada teman-teman yang membutuhan informasi tentang Pasar uang dan modal. Namun disini saya akan membahas sedikit saja yang dapat saya serap dalam pembelajaran pasar uang dan modal. Semoga bermanfaat!
Pasar uang dan modal adalah pasar di mana dipertemukan antara permintaan dengan penawaran akan dana modal.
Yang pertama akan kita dalami adalah pasar uang. Di dalam pasar uang dana yang diperdagangkan adalah instrumen dana jangka pendek seperti promes, wesel, dan sebagainya. Realisasi pasar uang diselanggarakan dalam bentuk interbank call money dan dalam bentuk lain. Di Indonesia pasar uang telah dilaksanakan dalam bentuk interbank call money. Pengembangannya lebih lanjut dapat diselenggarakan melalui perluasan instrumen yang diperdagangkan dalam pasar tersebut.
Di dalam pasar modal, instrumen yang diperdagangkan adalah berjangka panjang seperti saham dan obligasi. Dan instrumen tersebut mempunyai variasi dan macam sesuai dengan perkembangan keadaan perekonomian serta kompleksitas perusahaan yang bersangkutan. Pada saat sekarang Bursa Efek di Jakarta merupakan pasar modal. Mula-mula instrumen yang diperdagangkan masih sangat terbatas. Mulai tahun 1977 saham dan obligasi beberapa perusahaan asing dan dalam negeri mulai ditawarkan di Bursa Efek.
Unsur-Unsur yang Mendukung Adanya Pasar Modal:
1. Adanya perusahaan atau lembaga usaha lainnya yang menawarkan saham atau obligasi kepada masyarakat dan telah memenuhi syarat-syarat yang diperlukan (Emiten).
2. Adanya masyarakat investor, lembaga investasi seperti asuransi dan sebagainya yang bersedia membeli saham atau obligasi.
3. Adanya lembaga pasar modal yang dapat mempertemukan untuk peminta dana dan penyedia dana.
4. Adanya perantara dan pedagang efek yang berperan sebagai lembaga penunjang pasar modal. Para lembaga perantara tersebut adalah penjamin emisi, broker/pialang, perdagangan efek, penanggung, wali amanat, perusahaan surat berharga, perusahaan pengelola dana, dan kantor administrasi efek.
Unsur-Unsur yang Mendukung Adanya Pasar Uang.
1. Perusahaan menengah dan besar
2. Lembaga-lembaga keuangan
3. Instansi pemerintah
4. Individu-individu
Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk semuanya.
Kamis, 09 Mei 2013
Jumat, 03 Mei 2013
Inspirasi Puisi-Puisi
"Sekilas Lepas..."
Terdekap dalam lamunan
Angan semu membayangi
Menerjang kisi-kisi hati
Merindu denganmu
Ada setitik harapanku
Yang kian memudar
Musnah dalam kelam
Angan-angan tak bertepian
Menanti hadirnya kenyataan bersamamu
Mungkinkah kan hadir
Segala yang didamba selama ini
Hasrat cinta yang membara
Dirimu selalu dihatiku
"Semua Karena Cinta"
Cinta itu memang indah
Tapi......
Kadang menyakitkan
Tapi......
Hidup tanpa cinta
Lebih menyakitkan
Cinta hanyalah cinta
Yang dapat membuat
Hidup kita
Lebih berarti
Cinta adalah alasan kita hidup
Hidup tanpa cinta
Hampa
Hidup tanpa cinta
Setengah mati
Hidup dengan cinta
Bahagia
Hidup dengan cinta
Tegar
Hidup dengan cinta
Semangat
Semua itu karena cinta
Puisi masa kecil
"Ibu"
Kaulah yang mengandungku 9 bulan
Kau sabar menantiku
Walau aku selalu menyakitimu
Akhirnya kau dapat memelukku
Dengan kedua tanganmu
Ibu.....
Kau sangat perhatian padaku
Ibu.....
Kau sangat sabar mendidikku
Ibu.....
Terimakasih atas segalanya
Yang kau berikan kepadaku
Terdekap dalam lamunan
Angan semu membayangi
Menerjang kisi-kisi hati
Merindu denganmu
Ada setitik harapanku
Yang kian memudar
Musnah dalam kelam
Angan-angan tak bertepian
Menanti hadirnya kenyataan bersamamu
Mungkinkah kan hadir
Segala yang didamba selama ini
Hasrat cinta yang membara
Dirimu selalu dihatiku
"Semua Karena Cinta"
Cinta itu memang indah
Tapi......
Kadang menyakitkan
Tapi......
Hidup tanpa cinta
Lebih menyakitkan
Cinta hanyalah cinta
Yang dapat membuat
Hidup kita
Lebih berarti
Cinta adalah alasan kita hidup
Hidup tanpa cinta
Hampa
Hidup tanpa cinta
Setengah mati
Hidup dengan cinta
Bahagia
Hidup dengan cinta
Tegar
Hidup dengan cinta
Semangat
Semua itu karena cinta
Puisi masa kecil
"Ibu"
Kaulah yang mengandungku 9 bulan
Kau sabar menantiku
Walau aku selalu menyakitimu
Akhirnya kau dapat memelukku
Dengan kedua tanganmu
Ibu.....
Kau sangat perhatian padaku
Ibu.....
Kau sangat sabar mendidikku
Ibu.....
Terimakasih atas segalanya
Yang kau berikan kepadaku
Minggu, 28 April 2013
Pengaruh Variabel-variabel Makro Terhadap Perekonomian Indonesia
Sebelum kita mendalami judul tugas ini, alangkah baiknya jika kita mengenal variabel-variabel makro ekonomi. Variabel makro ekonomi diantaranya konsumsi rumah tangga, tingkat pendapatan nasional, investasi nasional, tingkat tabungan, belanja pemerintah, tingkat harga umum, jumlah uang yang beredar, tingkat bunga, dan kesempatan bekerja. Itulah beberapa variabel makro ekonomi. Sebenarnya banyak yang merupakan variabel ekonomi, namun inilah yang akan saya coba kaitkan terhadap perekonomian Indonesia.
Konsumsi rumah tangga merupakan salah satu variabel makro ekonomi yang sering disebut (C) dalam variabel makro ekonomi. Konsumsi merupakan suatu hal yang sangat pokok dalam perekonomian, seseorang mencari pendapatan, untuk memenuhi kebutuhannya atau konsumsi yang harus dipenuhinya dalam keluarga. Mengapa dalam perekonomian kita ada konsumsi? Sudah pasti semua makhluk hidup, yang hidup di dunia ini harus mengkonsumsi sesuatu, baik primer maupun sekunder.
Di dalam rumah tangga, harus bisa mengatur keuangannya untuk memenuhi kebutuhan yang sangat diperlukan, sandang, pangan, dan papan. Harus lebih besar pendapatan dari pada yang harus dikeluarkan untuk mengkonsumsi suatu barang. Dalam perekonomian di Indonesia, konsumsi rumah tangga sangat berpengaruh, semua variabel makro ekonomi saling berkaitan dalam membangun perekonomian Indonesia. Konsumsi rumah tangga berpengaruh dalam perekonomian Indonesia, dalam hal mengatur konsumsi yang dibutuhkan.
Tingkat pendapatan nasional, telah saya sebutkan di atas, bahwa semua variabel sangat berkaitan. Pendapatan nasional sangat berpengaruh dengan konsumsi rumah tangga, dan agar lebih stabil, pendapatan yang telah diperoleh harus ada yang disimpan atau ditabung. Kegiatan tersebut sangat penting, agar suatu keluarga Indonesia bisa melangsungkan hidunya, dikarenakan ada pendapatannya yang telah disisihkan. Tingkat pendapatan nasional meupakan tolok ukur untuk mengukur, apakah negara tersebut merupakan negara miskin, berkembang, maupun maju.
Dengan apa yang telah dilakukan tersebut dapat berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Tingkat pendapatan yang tinggi oleh suatu keluarga akan berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Satu keluarga saja dapat mempengaruhi, apalagi jika dari sekian banyak keluarga Indonesia memiliki tingkat pendapatan yang tinggi, itu akan mempengaruhi perekonomian Indonesia menjadi lebih baik. Tingkt pendapatan nasional suatu negara akan lebih diperhitungkan di dunia, jika bisa mencapai tingkat yang tinggi.
Investasi nasional, yang biasa dikenal sebagai (I). Makin banyak yang diinvestasikan, maka akan menuai lebih lagi profitnya. Hal tersebut akan tercapai jika negara tersebut tepat menginvastasikan hartanya. Berinvestai itu sangar baik, investasi tanah atau saham dibursa efek. Investasi merupakan variabel makro yang mempengaruhi perekonomian Indonesia. Investasi baik dilakukan untuk memanfaatkan kas yang menganggur. Jika ada kas yang menganggur, atau tidak terpakai, atau sengaja di simpan untuk berjaga-jaga, lebih baik diinvestasikan. Agar kas tersebut dapat lebih bermanfaat dan mendapatkan profit lebih dari yang dibayangkan.
Karena apa yang telah dilakukan dengan kas mengganggur, bisa mempengaruhi perekonomian Indonesia menjadi lebih baik. Mungkin dengan melakukan hal tersebut, bisa memperbaiki perekonomian Indonesia yang sekarang ini kurang jelas jika kita amati lebih cermat. Kita sebagai warga negara Indonesia yang menginginkan Indonesia lebih baik, sebaiknya lebih kritis dalam melihat masalah perekonomian Indonesia. Dengan investasi, berarti kita akan mendapat laba dari investasi tersebut, saat pembagian laba.
Tingkat harga umum, tingkat harga umum ini dapat menstabilkan harga yang telah ditetapkan dan dapat menstabilkan pengeluaran rakyat Indonesia. Harga umum berarti harganya sama untuk semuanya secara umum. Harga umum dapat mempengaruhi Perekonomian Indonesia. Harga umum ini merupakan variabel makro yang berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Tingkat harga umum merupakan penstabilan harga agar di Indoneaia sebuah barang tersebut harganya sama diseluruh Indonesia.
Jumlah uang yang beredar mempengaruhi perekonomian Indonesia, karena jika uang yang beredar di Indonesia terlalu banyak, maka akan terjadi inflasi di Indonesia. Sebaliknya, jika uang yang beredar di luar sangat sedikit, maka akan terjadi deflasi. Hal-hal tersebut akan membuat perekonomian Indonesia pincang. Sehingga, uang yang beredar diluar harus dikendalikan dengan sebaik-baiknya. Jadi dapat disimpulkan dari variabel makro ini adalah uang yang beredar diluar tidak boleh terlalu banyak dan tidak boleh terlalu sedikit. Agar perekonomian di Indonesia dapat stabil.
Tingkat bunga, dengan tingkat bunga ini dapat mempengaruhi uang yang beredar diluar. Variabel makro ini dapat menstabilkan variabel makro uang yang beredar. Jika tingkat bunga yang ditawarkan sebuah bank tinggi, disaat banyak uang yang beredar di luar tinggi, maka uang yang beredar di luar akan berkurang, disebabkan banyaknya orang yang menabung. Sehingga uang yang beredar di Indonesia berkurang. Sebaliknya, jika tingkat bunga yang ditawarkan sebuah bank rendah, disaat uang yang beredar di Indonesia rendah, maka rakyat Indonesia yang menabung di bank, akan menarik uangnya dari bank, dan uang yang beredar di luar akan meningkat lagi. Sehingga uang yang beredar stabil.
Kesempatan kerja, dengan membuka banyak kesempatan kerja, maka akan memperbaiki pendapatan perkapita Indonesia. Dan secara otomatis akan memperbaiki perekonomian Indonesia. Lapangan kerja sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, kurangnya lapangan kerja dapat menyebabkan melakukan tindakan kriminal yang tidak terpuji, dengan alasan ekonomi. Tetapi seharusnya mereka bisa mengambil kesempatan, jika tidak ada lapangan kerja, seharusnya mereka membuka lapangan kerja, seperti membuat usaha sendiri. Dengan berwirausaha, maka kita dapat membuka lapangan kerja buat yang lain juga. Bayangkan jika satu orang berwirausaha dan membuka lapangan kerja, maka banyak lapangan kerja. Dan jika 10 orang yang berwirausaha, maka lebih banyak lagi lapangan kerja yang dapat dibuka. Hal tersebut akan mempengaruhi perekonomian Indonesia.
Selain itu, ada variabel belanja pemerintah, dalam variabel sering dikenal dengan simbol (G). Variabel belanja pemerintah berpengaruh kepada perekonomian Indonesia. Jika pemerintah dapat menganggarkan dengan baik pengeluaran pemerintah tersebut, maka perekonomian kitapun akan lebih baik. Selama ini pemerintah seenaknya saja menganggarkan anggaran belanja, namun hasilnya kurang maksimal. Contohnya saja UN tingkat SMA, pelaksanaannya kacau. Padahal menteri telah memilih percetakan yang paling mahal, dengan alasan agar pekerjaan percetakan yang dipilih lebih terjamin dan dapat dipercaya dalam pengerjaanya. Namun dalam pelaksanaannya tidak seperti yang diajukan. Hal itu sangat merugikan bagi rakyat Indonesia. Setelah kejadian tersebut, banyak yang mempertanyakan kinerja menteri kita.
Jika belanja pemerintah dapat ditekan, maka dapat dianggarkan untuk hal yang lain, dan dapat mensejahterakan rakyat Indonesia. Variabel ini sangat penting dalam perekonomian Indonesia, mengapa seperti itu? Karena yang mengatur perekonomian Indonesia adalah pemerinta, jika pemerintah tidak dapat mengatur perbelanjaannya, maka kita sebagai rakyat dapat mempertanyakan kinerjanya dan apakah tetap layak menjadi wakil rakyat? Variabel makro belanja pemerintah berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia.
abungan atau saving, dalam variabel disimbolkan (s). Tabungan akan mempengaruhi perekonomian Indonesia, makin banyak orang menabung, maka uang yang beredar di luar akan semakin sedikit dan mengakibatkan tidak terjadinya inflasi. Dengan begitu akan memperbaiki semua perekonomian Indonesia. Karena masyarakat Indonesia menabung, maka akan semakin hemat dan tidak menghambur-hamburkan uang, apa lagi untuk hal-hal yang tidak berguna.
Menabung adalah tindakan yang terpuji. Kita dapat berhemat dalam menjalankan hiduo sehari-hari dengan berhemat. Dengan begitu maka tingkat kekayaan yang diperoleh akan semakin besar dan itu berarti akan semakin banyak orang kaya di negeri kita, hal tersebut dapat mengakibatkan kesejahteraan di Negara ini, dan tidak akan terpuruk lagi. Tabungan atau saving merupakan variabel makro yang berpengaruh dalam perekonomian Indonesia , namun perubahan yang terjadi belum terlihat.
Konsumsi rumah tangga merupakan salah satu variabel makro ekonomi yang sering disebut (C) dalam variabel makro ekonomi. Konsumsi merupakan suatu hal yang sangat pokok dalam perekonomian, seseorang mencari pendapatan, untuk memenuhi kebutuhannya atau konsumsi yang harus dipenuhinya dalam keluarga. Mengapa dalam perekonomian kita ada konsumsi? Sudah pasti semua makhluk hidup, yang hidup di dunia ini harus mengkonsumsi sesuatu, baik primer maupun sekunder.
Di dalam rumah tangga, harus bisa mengatur keuangannya untuk memenuhi kebutuhan yang sangat diperlukan, sandang, pangan, dan papan. Harus lebih besar pendapatan dari pada yang harus dikeluarkan untuk mengkonsumsi suatu barang. Dalam perekonomian di Indonesia, konsumsi rumah tangga sangat berpengaruh, semua variabel makro ekonomi saling berkaitan dalam membangun perekonomian Indonesia. Konsumsi rumah tangga berpengaruh dalam perekonomian Indonesia, dalam hal mengatur konsumsi yang dibutuhkan.
Tingkat pendapatan nasional, telah saya sebutkan di atas, bahwa semua variabel sangat berkaitan. Pendapatan nasional sangat berpengaruh dengan konsumsi rumah tangga, dan agar lebih stabil, pendapatan yang telah diperoleh harus ada yang disimpan atau ditabung. Kegiatan tersebut sangat penting, agar suatu keluarga Indonesia bisa melangsungkan hidunya, dikarenakan ada pendapatannya yang telah disisihkan. Tingkat pendapatan nasional meupakan tolok ukur untuk mengukur, apakah negara tersebut merupakan negara miskin, berkembang, maupun maju.
Dengan apa yang telah dilakukan tersebut dapat berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Tingkat pendapatan yang tinggi oleh suatu keluarga akan berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Satu keluarga saja dapat mempengaruhi, apalagi jika dari sekian banyak keluarga Indonesia memiliki tingkat pendapatan yang tinggi, itu akan mempengaruhi perekonomian Indonesia menjadi lebih baik. Tingkt pendapatan nasional suatu negara akan lebih diperhitungkan di dunia, jika bisa mencapai tingkat yang tinggi.
Investasi nasional, yang biasa dikenal sebagai (I). Makin banyak yang diinvestasikan, maka akan menuai lebih lagi profitnya. Hal tersebut akan tercapai jika negara tersebut tepat menginvastasikan hartanya. Berinvestai itu sangar baik, investasi tanah atau saham dibursa efek. Investasi merupakan variabel makro yang mempengaruhi perekonomian Indonesia. Investasi baik dilakukan untuk memanfaatkan kas yang menganggur. Jika ada kas yang menganggur, atau tidak terpakai, atau sengaja di simpan untuk berjaga-jaga, lebih baik diinvestasikan. Agar kas tersebut dapat lebih bermanfaat dan mendapatkan profit lebih dari yang dibayangkan.
Karena apa yang telah dilakukan dengan kas mengganggur, bisa mempengaruhi perekonomian Indonesia menjadi lebih baik. Mungkin dengan melakukan hal tersebut, bisa memperbaiki perekonomian Indonesia yang sekarang ini kurang jelas jika kita amati lebih cermat. Kita sebagai warga negara Indonesia yang menginginkan Indonesia lebih baik, sebaiknya lebih kritis dalam melihat masalah perekonomian Indonesia. Dengan investasi, berarti kita akan mendapat laba dari investasi tersebut, saat pembagian laba.
Tingkat harga umum, tingkat harga umum ini dapat menstabilkan harga yang telah ditetapkan dan dapat menstabilkan pengeluaran rakyat Indonesia. Harga umum berarti harganya sama untuk semuanya secara umum. Harga umum dapat mempengaruhi Perekonomian Indonesia. Harga umum ini merupakan variabel makro yang berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Tingkat harga umum merupakan penstabilan harga agar di Indoneaia sebuah barang tersebut harganya sama diseluruh Indonesia.
Jumlah uang yang beredar mempengaruhi perekonomian Indonesia, karena jika uang yang beredar di Indonesia terlalu banyak, maka akan terjadi inflasi di Indonesia. Sebaliknya, jika uang yang beredar di luar sangat sedikit, maka akan terjadi deflasi. Hal-hal tersebut akan membuat perekonomian Indonesia pincang. Sehingga, uang yang beredar diluar harus dikendalikan dengan sebaik-baiknya. Jadi dapat disimpulkan dari variabel makro ini adalah uang yang beredar diluar tidak boleh terlalu banyak dan tidak boleh terlalu sedikit. Agar perekonomian di Indonesia dapat stabil.
Tingkat bunga, dengan tingkat bunga ini dapat mempengaruhi uang yang beredar diluar. Variabel makro ini dapat menstabilkan variabel makro uang yang beredar. Jika tingkat bunga yang ditawarkan sebuah bank tinggi, disaat banyak uang yang beredar di luar tinggi, maka uang yang beredar di luar akan berkurang, disebabkan banyaknya orang yang menabung. Sehingga uang yang beredar di Indonesia berkurang. Sebaliknya, jika tingkat bunga yang ditawarkan sebuah bank rendah, disaat uang yang beredar di Indonesia rendah, maka rakyat Indonesia yang menabung di bank, akan menarik uangnya dari bank, dan uang yang beredar di luar akan meningkat lagi. Sehingga uang yang beredar stabil.
Kesempatan kerja, dengan membuka banyak kesempatan kerja, maka akan memperbaiki pendapatan perkapita Indonesia. Dan secara otomatis akan memperbaiki perekonomian Indonesia. Lapangan kerja sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, kurangnya lapangan kerja dapat menyebabkan melakukan tindakan kriminal yang tidak terpuji, dengan alasan ekonomi. Tetapi seharusnya mereka bisa mengambil kesempatan, jika tidak ada lapangan kerja, seharusnya mereka membuka lapangan kerja, seperti membuat usaha sendiri. Dengan berwirausaha, maka kita dapat membuka lapangan kerja buat yang lain juga. Bayangkan jika satu orang berwirausaha dan membuka lapangan kerja, maka banyak lapangan kerja. Dan jika 10 orang yang berwirausaha, maka lebih banyak lagi lapangan kerja yang dapat dibuka. Hal tersebut akan mempengaruhi perekonomian Indonesia.
Selain itu, ada variabel belanja pemerintah, dalam variabel sering dikenal dengan simbol (G). Variabel belanja pemerintah berpengaruh kepada perekonomian Indonesia. Jika pemerintah dapat menganggarkan dengan baik pengeluaran pemerintah tersebut, maka perekonomian kitapun akan lebih baik. Selama ini pemerintah seenaknya saja menganggarkan anggaran belanja, namun hasilnya kurang maksimal. Contohnya saja UN tingkat SMA, pelaksanaannya kacau. Padahal menteri telah memilih percetakan yang paling mahal, dengan alasan agar pekerjaan percetakan yang dipilih lebih terjamin dan dapat dipercaya dalam pengerjaanya. Namun dalam pelaksanaannya tidak seperti yang diajukan. Hal itu sangat merugikan bagi rakyat Indonesia. Setelah kejadian tersebut, banyak yang mempertanyakan kinerja menteri kita.
Jika belanja pemerintah dapat ditekan, maka dapat dianggarkan untuk hal yang lain, dan dapat mensejahterakan rakyat Indonesia. Variabel ini sangat penting dalam perekonomian Indonesia, mengapa seperti itu? Karena yang mengatur perekonomian Indonesia adalah pemerinta, jika pemerintah tidak dapat mengatur perbelanjaannya, maka kita sebagai rakyat dapat mempertanyakan kinerjanya dan apakah tetap layak menjadi wakil rakyat? Variabel makro belanja pemerintah berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia.
abungan atau saving, dalam variabel disimbolkan (s). Tabungan akan mempengaruhi perekonomian Indonesia, makin banyak orang menabung, maka uang yang beredar di luar akan semakin sedikit dan mengakibatkan tidak terjadinya inflasi. Dengan begitu akan memperbaiki semua perekonomian Indonesia. Karena masyarakat Indonesia menabung, maka akan semakin hemat dan tidak menghambur-hamburkan uang, apa lagi untuk hal-hal yang tidak berguna.
Menabung adalah tindakan yang terpuji. Kita dapat berhemat dalam menjalankan hiduo sehari-hari dengan berhemat. Dengan begitu maka tingkat kekayaan yang diperoleh akan semakin besar dan itu berarti akan semakin banyak orang kaya di negeri kita, hal tersebut dapat mengakibatkan kesejahteraan di Negara ini, dan tidak akan terpuruk lagi. Tabungan atau saving merupakan variabel makro yang berpengaruh dalam perekonomian Indonesia , namun perubahan yang terjadi belum terlihat.
Andai Aku Menjadi Menteri Perekonomian 2
Kadang kala disaat sendiri atau hendak ingin tidur, aku sering berkhayal, andai aku jadi
menteri perekonomian, apa yang akan aku lakukan untuk perekonomian Indonesia?
Apalagi banyak berita-berita di televisi yang memberitakan, begitu minimnya
perekonomian di Indonesia. Pendapatan perkapita Indonesiapun masih dapat
dikatakan rendah. Ada banyak hal yang ada di dalam benakku, ada banyak yang
ingin aku lakukan jika aku manjadi menteri perekonomian. Diantaranya sebagai
berikut:
1. Meningkatkan Kewirausahaan
2. Memperkecil Pengangguran
3. Memperkecil Impor
4. Memperbanyak Ekspor
1. Meningkatkan Kewirausahaan
2. Memperkecil Pengangguran
3. Memperkecil Impor
4. Memperbanyak Ekspor
5. Stabilkan
harga BBM
Pertama ,
saya akan mengajak rakyat Indonesia berwirausaha, sehingga nantinya persentase
warga Negara Indonesia yang bekerja sebagai wirausaha mencapai 2%, dikarenakan
menurut penelitian, bahwa negara yang memiliki warga berprofesi wirausaha
minimal 2% maka Negara tersebut dapat dikatakan berhasil dan akan berjaya untuk
kedepannya. Maka dari itulah saya bermimpi untuk menjadikan Indonesia yang
berjaya dan menjadi Negara berhasil dengan meningkatkan wirausaha-wirausaha
muda yang berpotensi tinggi membangun bangsa.
Negara kita sangat ketinggalan. Negara-negara yang lain sudah mencapai angka yang telah disebutkan tadi. Tetapi jangan khawatir, ada pula negara yang masih di bawah negara kita, namun itu jangan dijadikan patokan untuk maju. Mari jadikan negara di atas kita untuk maju. Dengan melihat negara di depan kita, maka kita akan terpacu untuk maju, bahkan melebihi negara tersebut. Negara Cina memiliki tingkat warga wirausaha yang sangat tinggi, namun Negara tersebut belum dikatakan Negara maju, itu dikarenakan jumlah penduduknya yang tinggi, sehingga jumlah pendapatan perkapitanya rendah. Maka dari itu Cina belum dapat dikatakan Negara Maju.
Mengapa langkah pertama yang saya ambil adalah meningkatkan wirausaha? Itu karena saya ingin melihat masyarakat Indonesia bisa mandiri, berani mengambil resiko. Jangan seperti sekarang, yang hanya bisa mencari titik aman, bekerja nine to five. Rata-rata masyarakat Indonesia tidak berani mengambil resiko, belum memulai usaha tersebut, sudah memikirkan yang tidak baik, takut kalau usahanya gagal. Melainkan bekerja ditempat seseorang yang mereka fikir lebih aman, nantinya akan ada hasilnya, sudah ketahuan hasil yang akan didapat. Wirausaha dianggap semu, sedangkan bekerja sebagai pegawai adalah nyata.
Kedua, saya akan membenahi pengangguran, karena pengangguran merupakan masalah Negara Indonesia yang susah dibenahi. Pengangguran di Negara kita ini bisa dikatakan sangat tinggi. Jika membicarakan pengangguran, maka kita akan kembali pada wirausaha. Untuk memperkecil angka pengangguran akan lebih baiknya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, dikarenakan pengangguran di Negara kita ini sungguh tinggi. Dengan membuka usaha yang banyak, maka membutuhkan tenaga kerja yang banyak pula. Ini merupakan solusi yang sangat ampuh bila dilakukan dengan seksama.
Tingkat pengangguran di Indonesia terus meningkat, disebabkan pengangguran yang kmaren belum mendapatkan pekerjaan, namun sarjana-sarjana muda mulai bermunculan. Dan semakin banyaknya pesaing dalam mendapatkan pekerjaan. Daripada mengatri untuk mendapatkan pekerjaan dibuah perusahan, saya sebagai menteri perekonomian akan mencoba memberikan seminar-seminar tentang kewirausahaan kepada mereka, atau langsung menyodorkan kepada mereka sebuah usaha yang mungkin dapat mereka jalankan.
Ketiga, memperkecil impor barang-barang dari negara lain, contohnya seperti bawang, cabai, beras, dan barang bahan pokok yang terus digunakan. Kerena kita sangat berpotensi untuk menanam sendiri bahan-bahan tersebut. Agar kita dapat memenuhi bahan-bahan tersebut, saya sebagai menteri perekonomian akan memberikan dorongan kepada masyarakat Indonesia untuk bertani dengan pandai. Wilayah Indonesia sangat berpotensi, memiliki lahan yang luas dan letak geografis yang sangat mendukung untuk melakukan pertanian. Negara Indonesia yang kaya akan lahan dan geografinya, tetapi banyak mengimpor barang pertanian untuk memenuhi keperluan sehari-hari.
Negara kita sangat ketinggalan. Negara-negara yang lain sudah mencapai angka yang telah disebutkan tadi. Tetapi jangan khawatir, ada pula negara yang masih di bawah negara kita, namun itu jangan dijadikan patokan untuk maju. Mari jadikan negara di atas kita untuk maju. Dengan melihat negara di depan kita, maka kita akan terpacu untuk maju, bahkan melebihi negara tersebut. Negara Cina memiliki tingkat warga wirausaha yang sangat tinggi, namun Negara tersebut belum dikatakan Negara maju, itu dikarenakan jumlah penduduknya yang tinggi, sehingga jumlah pendapatan perkapitanya rendah. Maka dari itu Cina belum dapat dikatakan Negara Maju.
Mengapa langkah pertama yang saya ambil adalah meningkatkan wirausaha? Itu karena saya ingin melihat masyarakat Indonesia bisa mandiri, berani mengambil resiko. Jangan seperti sekarang, yang hanya bisa mencari titik aman, bekerja nine to five. Rata-rata masyarakat Indonesia tidak berani mengambil resiko, belum memulai usaha tersebut, sudah memikirkan yang tidak baik, takut kalau usahanya gagal. Melainkan bekerja ditempat seseorang yang mereka fikir lebih aman, nantinya akan ada hasilnya, sudah ketahuan hasil yang akan didapat. Wirausaha dianggap semu, sedangkan bekerja sebagai pegawai adalah nyata.
Kedua, saya akan membenahi pengangguran, karena pengangguran merupakan masalah Negara Indonesia yang susah dibenahi. Pengangguran di Negara kita ini bisa dikatakan sangat tinggi. Jika membicarakan pengangguran, maka kita akan kembali pada wirausaha. Untuk memperkecil angka pengangguran akan lebih baiknya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, dikarenakan pengangguran di Negara kita ini sungguh tinggi. Dengan membuka usaha yang banyak, maka membutuhkan tenaga kerja yang banyak pula. Ini merupakan solusi yang sangat ampuh bila dilakukan dengan seksama.
Tingkat pengangguran di Indonesia terus meningkat, disebabkan pengangguran yang kmaren belum mendapatkan pekerjaan, namun sarjana-sarjana muda mulai bermunculan. Dan semakin banyaknya pesaing dalam mendapatkan pekerjaan. Daripada mengatri untuk mendapatkan pekerjaan dibuah perusahan, saya sebagai menteri perekonomian akan mencoba memberikan seminar-seminar tentang kewirausahaan kepada mereka, atau langsung menyodorkan kepada mereka sebuah usaha yang mungkin dapat mereka jalankan.
Ketiga, memperkecil impor barang-barang dari negara lain, contohnya seperti bawang, cabai, beras, dan barang bahan pokok yang terus digunakan. Kerena kita sangat berpotensi untuk menanam sendiri bahan-bahan tersebut. Agar kita dapat memenuhi bahan-bahan tersebut, saya sebagai menteri perekonomian akan memberikan dorongan kepada masyarakat Indonesia untuk bertani dengan pandai. Wilayah Indonesia sangat berpotensi, memiliki lahan yang luas dan letak geografis yang sangat mendukung untuk melakukan pertanian. Negara Indonesia yang kaya akan lahan dan geografinya, tetapi banyak mengimpor barang pertanian untuk memenuhi keperluan sehari-hari.
Dengan impor, yang saya inginkan adalah perekonomian kita membaik, karena uang yang kita keluarkan untuk Negara lain lebih sedikit dari sebelumnya. Semoga dengan apa yang saya lakukan akan memperbaiki perekonomian Indonesia, yang selama ini terus mengalami keritikan. Harga cabai naiklah, harga bawang naiklah. Keberhasilan menteri kita diukur jika semua barang bahan pokok rumah tangga terjangkau, tidak ada masa harganya melambung tinggi, yang menyebabkan warga tercekik dengan harga yang naik.
Semoga dapat
menstabilkan harga-harga, tidak ada lagi harga yang melonjak tinggi seperti apa
yang terjadi baru-baru ini, harga bawang yang melonjak tinggi hingga mencekik
dompet warga Negara Indonesia. Lonjakan tersebut sangat tidak terduga-duga
sampai seperti itu.
Keempat, perbanyak ekspor. Dengan ekspor, Negara kita mendapatkan penghasilan lebih dari ekspor. Dengan memperbanyak ekspor, negara kita mendapatkan penghasilan yang banyak. Namun jangan hanya memikirkan ekspor tetapi pasokan di dalam negara menjadi berkurang, tetapi diseimbangkan saja.
Keempat, perbanyak ekspor. Dengan ekspor, Negara kita mendapatkan penghasilan lebih dari ekspor. Dengan memperbanyak ekspor, negara kita mendapatkan penghasilan yang banyak. Namun jangan hanya memikirkan ekspor tetapi pasokan di dalam negara menjadi berkurang, tetapi diseimbangkan saja.
Kelima,
menstabilkan harga BBM. Saya sebagai menteri perekonomian Negara Indonesia
ingin memperbaiki negara ini. Dalam pengendalian BBM ini dipastikan tak
pengaruhi harga komoditi. Harga BBM sebenarnya bisa ditekan dengan memenuhi BBM
dari dalam negeri, bukannya banyak mengimpor dari luar. Salah satu masalah dari
Indonesia adalah belum bisa mengolah sendiri minyak yang ada di bawah
Nusantara. Andai saja kita bisa mengolah sendiri, pasti kita tidak perlu
mengimpor minyak dengan harga yang tinggi. Negara kita hanya bisa mengolah
sampai mentah, selanjutnya kita ekspor ke luar negeri, setelah sudah matang,
kita impor ke Indonesia, harganya lebih tinggi berkali-kali lipat dari apa yang
kita dapat setelah mengimpor minyak mentah.
Menjadi
menteri perekonomian adalah bukan hal yang mudah, menjadi menteri perekonomian
sangatlah susah. Banyak yang harus dipikul oleh menteri perekonomian.
Perekonomian Indonesia mempunyai sejarah panjang yang menarik untuk diikuti,
disaat jaya-jayanya sangat menarik untuk di simak dan dipelajari untuk dituai
suatu saat nanti. Pasti suatu saat nanti perekonomian Indonesia bisa seperti
dulu, pada saat dibawah kepemimpinan Sutan Sjahrir, kalau saja koruptor tidak
ada. Masalah
korupsi merupakan salah satu masalah yang sangat menjatuhkan perekonomian
Indonesia. Disatu sisi koruptor dengan tamaknya mengeruk harta Negara yang
ditujukan untuk membangun perekonomian serta pemerataan di Indonesia untuk
memenuhi kantong pribadi, di sisi lain daerah-daerah terpencil semakin menderita
kehidupannya.
Kita
sebagai warga Negara Indonesia yang baik, marilah kita bergotong-royong
memperbaiki perekonomian kita. Sehingga nantinya perekonomian Negara Indonesia
menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Kalau bukan kita yang mengubah, siapa
lagi? Ayo warga negara Indonesia, kita bangun Negara kita!
Sabtu, 20 April 2013
Andai Aku jadi Menteri Perekonomian
Kadang kala disaat sendiri atau hendak ingin tidur, aku sering berkhayal, andai aku jadi menteri perekonomian, apa yang akan aku lakukan untuk perekonomian Indonesia? Apalagi banyak berita-berita di televisi yang memberitakan, begitu minimnya perekonomian di Indonesia. Pendapatan perkapita Indonesiapun masih dapat dikatakan rendah. Ada banyak hal yang ada di dalam benakku, ada banyak yang ingin aku lakukan jika aku manjadi menteri perekonomian. Diantaranya sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kewirausahaan
2. Memperkecil Pengangguran
3. Memperkecil Impor
4. Memperbanyak Ekspor
5. Stabilkan harga BBM
1. Meningkatkan Kewirausahaan
2. Memperkecil Pengangguran
3. Memperkecil Impor
4. Memperbanyak Ekspor
5. Stabilkan harga BBM
Pertama , saya akan mengajak rakyat Indonesia berwirausaha, sehingga nantinya persentase warga Negara Indonesia yang bekerja sebagai wirausaha mencapai 2%, dikarenakan menurut penelitian, bahwa negara yang memiliki warga berprofesi wirausaha minimal 2% maka Negara tersebut dapat dikatakan berhasil dan akan berjaya untuk kedepannya. Maka dari itulah saya bermimpi untuk menjadikan Indonesia yang berjaya dan menjadi Negara berhasil dengan meningkatkan wirausaha-wirausaha muda yang berpotensi tinggi membangun bangsa.
Negara kita sangat ketinggalan. Negara-negara yang lain sudah mencapai angka yang telah disebutkan tadi. Tetapi jangan khawatir, ada pula negara yang masih di bawah negara kita, namun itu jangan dijadikan patokan untuk maju. Mari jadikan negara di atas kita untuk maju. Dengan melihat negara di depan kita, maka kita akan terpacu untuk maju, bahkan melebihi negara tersebut. Negara Cina memiliki tingkat warga wirausaha yang sangat tinggi, namun Negara tersebut belum dikatakan Negara maju, itu dikarenakan jumlah penduduknya yang tinggi, sehingga jumlah pendapatan perkapitanya rendah. Maka dari itu Cina belum dapat dikatakan Negara Maju.
Mengapa langkah pertama yang saya ambil adalah meningkatkan wirausaha? Itu karena saya ingin melihat masyarakat Indonesia bisa mandiri, berani mengambil resiko. Jangan seperti sekarang, yang hanya bisa mencari titik aman, bekerja nine to five. Rata-rata masyarakat Indonesia tidak berani mengambil resiko, belum memulai usaha tersebut, sudah memikirkan yang tidak baik, takut kalau usahanya gagal. Melainkan bekerja ditempat seseorang yang mereka fikir lebih aman, nantinya akan ada hasilnya, sudah ketahuan hasil yang akan didapat. Wirausaha dianggap semu, sedangkan bekerja sebagai pegawai adalah nyata.
Kedua, saya akan membenahi pengangguran, karena pengangguran merupakan masalah Negara Indonesia yang susah dibenahi. Pengangguran di Negara kita ini bisa dikatakan sangat tinggi. Jika membicarakan pengangguran, maka kita akan kembali pada wirausaha. Untuk memperkecil angka pengangguran akan lebih baiknya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, dikarenakan pengangguran di Negara kita ini sungguh tinggi. Dengan membuka usaha yang banyak, maka membutuhkan tenaga kerja yang banyak pula. Ini merupakan solusi yang sangat ampuh bila dilakukan dengan seksama.
Tingkat pengangguran di Indonesia terus meningkat, disebabkan pengangguran yang kmaren belum mendapatkan pekerjaan, namun sarjana-sarjana muda mulai bermunculan. Dan semakin banyaknya pesaing dalam mendapatkan pekerjaan. Daripada mengatri untuk mendapatkan pekerjaan dibuah perusahan, saya sebagai menteri perekonomian akan mencoba memberikan seminar-seminar tentang kewirausahaan kepada mereka, atau langsung menyodorkan kepada mereka sebuah usaha yang mungkin dapat mereka jalankan.
Ketiga, memperkecil impor barang-barang dari negara lain, contohnya seperti bawang, cabai, beras, dan barang bahan pokok yang terus digunakan. Kerena kita sangat berpotensi untuk menanam sendiri bahan-bahan tersebut. Agar kita dapat memenuhi bahan-bahan tersebut, saya sebagai menteri keuangan akan memberikan dorongan kepada masyarakat Indonesia untuk bertani yang pandai. Wilayah Indonesia sangat berpotensi, memiliki lahan yang luas dan letak geografis yang sangat mendukung untuk melakukan pertanian.
Semoga dapat menstabilkan harga-harga, tidak ada lagi harga yang melonjak tinggi seperti apa yang terjadi baru-baru ini, harga bawang yang melonjak tinggi hingga mencekik dompet warga Negara Indonesia. Lonjakan tersebut sangat tidak terduga-duga sampai seperti itu.
Dengan impor, yang saya inginkan adalah perekonomian kita membaik, karena uang yang kita keluarkan untuk Negara lain lebih sedikit dari sebelumnya. Semoga dengan apa yang saya lakukan akan memperbaiki perekonomian Indonesia, yang selama ini terus mengalami keritikan. Harga cabai naiklah, harga bawang naiklah. Keberhasilan menteri kita diukur jika semua barang bahan pokok rumah tangga terjangkau, tidak ada masa harganya melambung tinggi, yang menyebabkan warga tercekik dengan harga yang naik.
Keempat, perbanyak ekspor. Dengan ekspor, Negara kita mendapatkan penghasilan lebih dari ekspor. Dengan memperbanyak ekspor, negara kita mendapatkan penghasilan yang banyak. Namun jangan hanya memikirkan ekspor tetapi pasokan di dalam negara menjadi berkurang, tetapi diseimbangkan saja.
Negara kita sangat ketinggalan. Negara-negara yang lain sudah mencapai angka yang telah disebutkan tadi. Tetapi jangan khawatir, ada pula negara yang masih di bawah negara kita, namun itu jangan dijadikan patokan untuk maju. Mari jadikan negara di atas kita untuk maju. Dengan melihat negara di depan kita, maka kita akan terpacu untuk maju, bahkan melebihi negara tersebut. Negara Cina memiliki tingkat warga wirausaha yang sangat tinggi, namun Negara tersebut belum dikatakan Negara maju, itu dikarenakan jumlah penduduknya yang tinggi, sehingga jumlah pendapatan perkapitanya rendah. Maka dari itu Cina belum dapat dikatakan Negara Maju.
Mengapa langkah pertama yang saya ambil adalah meningkatkan wirausaha? Itu karena saya ingin melihat masyarakat Indonesia bisa mandiri, berani mengambil resiko. Jangan seperti sekarang, yang hanya bisa mencari titik aman, bekerja nine to five. Rata-rata masyarakat Indonesia tidak berani mengambil resiko, belum memulai usaha tersebut, sudah memikirkan yang tidak baik, takut kalau usahanya gagal. Melainkan bekerja ditempat seseorang yang mereka fikir lebih aman, nantinya akan ada hasilnya, sudah ketahuan hasil yang akan didapat. Wirausaha dianggap semu, sedangkan bekerja sebagai pegawai adalah nyata.
Kedua, saya akan membenahi pengangguran, karena pengangguran merupakan masalah Negara Indonesia yang susah dibenahi. Pengangguran di Negara kita ini bisa dikatakan sangat tinggi. Jika membicarakan pengangguran, maka kita akan kembali pada wirausaha. Untuk memperkecil angka pengangguran akan lebih baiknya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, dikarenakan pengangguran di Negara kita ini sungguh tinggi. Dengan membuka usaha yang banyak, maka membutuhkan tenaga kerja yang banyak pula. Ini merupakan solusi yang sangat ampuh bila dilakukan dengan seksama.
Tingkat pengangguran di Indonesia terus meningkat, disebabkan pengangguran yang kmaren belum mendapatkan pekerjaan, namun sarjana-sarjana muda mulai bermunculan. Dan semakin banyaknya pesaing dalam mendapatkan pekerjaan. Daripada mengatri untuk mendapatkan pekerjaan dibuah perusahan, saya sebagai menteri perekonomian akan mencoba memberikan seminar-seminar tentang kewirausahaan kepada mereka, atau langsung menyodorkan kepada mereka sebuah usaha yang mungkin dapat mereka jalankan.
Ketiga, memperkecil impor barang-barang dari negara lain, contohnya seperti bawang, cabai, beras, dan barang bahan pokok yang terus digunakan. Kerena kita sangat berpotensi untuk menanam sendiri bahan-bahan tersebut. Agar kita dapat memenuhi bahan-bahan tersebut, saya sebagai menteri keuangan akan memberikan dorongan kepada masyarakat Indonesia untuk bertani yang pandai. Wilayah Indonesia sangat berpotensi, memiliki lahan yang luas dan letak geografis yang sangat mendukung untuk melakukan pertanian.
Semoga dapat menstabilkan harga-harga, tidak ada lagi harga yang melonjak tinggi seperti apa yang terjadi baru-baru ini, harga bawang yang melonjak tinggi hingga mencekik dompet warga Negara Indonesia. Lonjakan tersebut sangat tidak terduga-duga sampai seperti itu.
Dengan impor, yang saya inginkan adalah perekonomian kita membaik, karena uang yang kita keluarkan untuk Negara lain lebih sedikit dari sebelumnya. Semoga dengan apa yang saya lakukan akan memperbaiki perekonomian Indonesia, yang selama ini terus mengalami keritikan. Harga cabai naiklah, harga bawang naiklah. Keberhasilan menteri kita diukur jika semua barang bahan pokok rumah tangga terjangkau, tidak ada masa harganya melambung tinggi, yang menyebabkan warga tercekik dengan harga yang naik.
Keempat, perbanyak ekspor. Dengan ekspor, Negara kita mendapatkan penghasilan lebih dari ekspor. Dengan memperbanyak ekspor, negara kita mendapatkan penghasilan yang banyak. Namun jangan hanya memikirkan ekspor tetapi pasokan di dalam negara menjadi berkurang, tetapi diseimbangkan saja.
Kelima,
menstabilkan harga BBM. Saya sebagai menteri perekonomian Negara Indonesia
ingin memperbaiki negara ini. Dalam pengendalian BBM ini dipastikan tak
pengaruhi harga komoditi. Harga BBM sebenarnya bisa ditekan dengan memenuhi BBM
dari dalam negeri, bukannya banyak mengimpor dari luar. Salah satu masalah dari
Indonesia adalah belum bisa mengolah sendiri minyak yang ada di bawah
Nusantara. Andai saja kita bisa mengolah sendiri, pasti kita tidak perlu
mengimpor minyak dengan harga yang tinggi. Negara kita hanya bisa mengolah
sampai mentah, selanjutnya kita ekspor ke luar negeri, setelah sudah matang,
kita impor ke Indonesia, harganya lebih tinggi berkali-kali lipat dari apa yang
kita dapat setelah mengimpor minyak mentah.
Menjadi
menteri perekonomian adalah bukan hal yang mudah, menjadi menteri perekonomian
sangatlah susah. Banyak yang harus dipikul oleh menteri perekonomian.
Perekonomian Indonesia mempunyai sejarah panjang yang menarik untuk diikuti,
disaat jaya-jayanya sangat menarik untuk di simak dan dipelajari untuk dituai
suatu saat nanti. Pasti suatu saat nanti perekonomian Indonesia bisa seperti
dulu, pada saat dibawah kepemimpinan Sutan Sjahrir, kalau saja koruptor tidak
ada. Masalah
korupsi merupakan salah satu masalah yang sangat menjatuhkan perekonomian
Indonesia. Disatu sisi koruptor dengan tamaknya mengeruk harta Negara yang
ditujukan untuk membangun perekonomian serta pemerataan di Indonesia untuk
memenuhi kantong pribadi, di sisi lain daerah-daerah terpencil semakin menderita
kehidupannya.
Kita
sebagai warga Negara Indonesia yang baik, marilah kita bergotong-royong
memperbaiki perekonomian kita. Sehingga nantinya perekonomian Negara Indonesia
menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Kalau bukan kita yang mengubah, siapa
lagi? Ayo warga negara Indonesia, kita bangun Negara kita!
Sabtu, 30 Maret 2013
Bagaimana Membenahi Hukum Ekonomi di Indonesia
Jika kita dengar kata-kata membenahi, membenahi bukan suatu hal yang mudah. Dalam membenahi, seseorang harus bisa memikirkan segala sesuatunya, efek ataupun yang lain. akan lebih baik jika kita mengenal hukum ekonomi itu seperti apa. Hukum ekonomi adalah suatu sistem yamg sangat penting dalam pelaksanaan perekonomian suatu negara. Dengan adanya hukum ekonomi, itu membuat perekonomian suatu negara tersebut mendapatkan penjagaan agar perekonomian negara tersebut dapat lebih baik. Dan jika da pelanggaran hukum ekonomi, maka akan dikenakam sanksi karena adanya hukum ekonomi di suatu negara.
Di negara Indonesiapun memiliki hukum ekonomi. Hukum tersebut tersusun dengan rapih dan terstruktur. Namun dalam pengamalannya, belum tentu seperti sebenarnya. Kitapun bertanya-tanya apakah negara kita menjadi negara yang mempunyai hukum ekonomi yang baik dan benar? Yang dapat menjawab adalah mereka-mereka yang berada di dalam hukum ekonomi tersebut.
Menurut saya, cara membenahi hukum ekonomi di Indonesiaada beberapa tahap, diantaranya:
Yang pertama, mulai dari diri sendiri. Membenahi dari hal terkecil itu lebih bermanfaat ketimbang memaksakan yang besar untuk dibenahi. Jangan mengharapkan, kita dapat mengubah yang besar tetapi yang terkecilpun belum dibenahi.
Yang kedua, ketika kita sudah bisa membenahi diri sendiri, dan merasa yakin dengan kemampuan sendiri, maka cobalah untik yang lebih besar. Pemberantasan oknum-oknum nakal yang tidak mena'ati hukum perekonomian di Indonesia.
Yang ketiga, cobalah untuk membuat lapangan pekerjaan, bukannya mencari pekerjaan, dan pada saat tidak mendapatkan pekerjaan, hanya bisa mengeluh. Dengan kita membuat lapangan pekerjaan, secara tidak langsung berarti kita telah membantu pendapatan perkapita negara, agar lebih meningkat.
Yang keempat, untuk membenahi perekonomian, Indonesia membutuhkan peraturan perundangan yang kuat, sehingga benar-benar dikerjakan. Perekonomian Indonesia dapat dibenahi jika kita sama-sama membenahinya. Peraturan perundangan itu dapat memberi sanksi kepada warga negara yang melanggar.
Faktor penyebab hukum perekonomian di Indonesia belum maksimal
1. Masyarakat masih sedikit pengetahuannya tentang perekonomiannya. Terutama pengetahuan hukumnya. Pemerintah seharusnya bisa menyosialisasikan, dan mengajarkan tentang hukum perekonomian yang berlaku di Indonesia.
2. Didalam pemerintahan Indonesia banyak pejabat yang asal memutuskan, tanpa melihat sisi nehatif atau positif untuk kedepannya. Keputusannya diambil berdasarkan kondisi saat ini, bukan jangka panjang.
3. Banyak kebijakan-kebijakan yang menyimpang dari seharusnya. seperti nomer dua, kebijakannya kurang dipertimbangkan. Kesalahan-kesalahan kecil itulah yang bisa menjadi besar dan menimbulkan masalah besar dari sebelumnya.
Hukum perekonomian kita lebih sering dikritik dari pada pujian. Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik, marilah kita benahi perekonomian kita bersama-sama agar bisa membaik, dan layak untuk Indonesia. Mulailah dari hal terkecil yaitu diri sendiri, setelah itu baru ketempat yang lebih luas yaitu negara Indonesia. Teruslah berjuang untuk negara kitayang tercinta dan kita banggakan. Seluruh warga Indonesia harus bangga dengan negara Indonesia, kalau bukan kita, siapa lagi yang akan cinta atau bangga dengan Indonesia. Maka dari itu mari kita benahi hukum perekonomian Indonesia bersama-sama.
Di negara Indonesiapun memiliki hukum ekonomi. Hukum tersebut tersusun dengan rapih dan terstruktur. Namun dalam pengamalannya, belum tentu seperti sebenarnya. Kitapun bertanya-tanya apakah negara kita menjadi negara yang mempunyai hukum ekonomi yang baik dan benar? Yang dapat menjawab adalah mereka-mereka yang berada di dalam hukum ekonomi tersebut.
Menurut saya, cara membenahi hukum ekonomi di Indonesiaada beberapa tahap, diantaranya:
Yang pertama, mulai dari diri sendiri. Membenahi dari hal terkecil itu lebih bermanfaat ketimbang memaksakan yang besar untuk dibenahi. Jangan mengharapkan, kita dapat mengubah yang besar tetapi yang terkecilpun belum dibenahi.
Yang kedua, ketika kita sudah bisa membenahi diri sendiri, dan merasa yakin dengan kemampuan sendiri, maka cobalah untik yang lebih besar. Pemberantasan oknum-oknum nakal yang tidak mena'ati hukum perekonomian di Indonesia.
Yang ketiga, cobalah untuk membuat lapangan pekerjaan, bukannya mencari pekerjaan, dan pada saat tidak mendapatkan pekerjaan, hanya bisa mengeluh. Dengan kita membuat lapangan pekerjaan, secara tidak langsung berarti kita telah membantu pendapatan perkapita negara, agar lebih meningkat.
Yang keempat, untuk membenahi perekonomian, Indonesia membutuhkan peraturan perundangan yang kuat, sehingga benar-benar dikerjakan. Perekonomian Indonesia dapat dibenahi jika kita sama-sama membenahinya. Peraturan perundangan itu dapat memberi sanksi kepada warga negara yang melanggar.
Faktor penyebab hukum perekonomian di Indonesia belum maksimal
1. Masyarakat masih sedikit pengetahuannya tentang perekonomiannya. Terutama pengetahuan hukumnya. Pemerintah seharusnya bisa menyosialisasikan, dan mengajarkan tentang hukum perekonomian yang berlaku di Indonesia.
2. Didalam pemerintahan Indonesia banyak pejabat yang asal memutuskan, tanpa melihat sisi nehatif atau positif untuk kedepannya. Keputusannya diambil berdasarkan kondisi saat ini, bukan jangka panjang.
3. Banyak kebijakan-kebijakan yang menyimpang dari seharusnya. seperti nomer dua, kebijakannya kurang dipertimbangkan. Kesalahan-kesalahan kecil itulah yang bisa menjadi besar dan menimbulkan masalah besar dari sebelumnya.
Hukum perekonomian kita lebih sering dikritik dari pada pujian. Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik, marilah kita benahi perekonomian kita bersama-sama agar bisa membaik, dan layak untuk Indonesia. Mulailah dari hal terkecil yaitu diri sendiri, setelah itu baru ketempat yang lebih luas yaitu negara Indonesia. Teruslah berjuang untuk negara kitayang tercinta dan kita banggakan. Seluruh warga Indonesia harus bangga dengan negara Indonesia, kalau bukan kita, siapa lagi yang akan cinta atau bangga dengan Indonesia. Maka dari itu mari kita benahi hukum perekonomian Indonesia bersama-sama.
Jumat, 29 Maret 2013
Wajah Hukum di Indonesia
Hukum di Indonesia sekarang telah tercoreng oleh penegak hukum itu sendiri. Seperti kasus yang sekarang sedang panas yaitu hakim nakal, hakim tersebut melakukan tindakan yang tidak terpuji, seperti korupsi dan lain-lain sehingga tidak bisa memberikan keadilan yang sebenar-benarnya kepada pencari keadilan. Karena hakimnya sendiri melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan UUD 1945 yang dipegang teguh oleh bangsa Indonesia.
Keadaan hukum di Indonesia belum sepenuhnya baik dan berjalan sesuai perannya. Hukum yang terlihat sekarang hanya berpihak kepada orang-orang tertentu. Seperti apa yang telah kita lihat, hukum di Indonesia selalu berlarut-larut dalam menyelesaikan suatu perkara yang menjerat orang-orang besar di Indonesia. Terlihat hukum takut kepada orang-orang besar di Indonesia, sehingga seperti itulah hasil dari kinerja hukum di Indonesia.
Hingga ada istilah, "ada uang tidak ada hukum, tidak ada uang ada hukum". Hukum di Indonesia banyak permainan. Uanglah yang bermain dalam hukum di Indonesia. Dan hukum juga tergantung kekeluargaan. Sangat bagus seorang keluarga saling membantu, ttapi jika itu dalam hal negatif, tentu saja tidak baik. Jika seorang pelanggar hukum yang memiliki hubungan keluarga dengan penegak hukum, maka sebisa mungkin penegak hukum tersebut memyelamatkan keluarganya yang terlilit kasus hukum tersebut.
Kalaupun tuntutan masyarakat sedikit terdengar oleh para penegak hukum, walaupun seperti itu, pemerintah akan berbuat apabila keadaan sudah memanas. Intinya hukum di Indonesia perlu dikaji sebagaimana mestinya, bukan karena masalah yang sepele,sehingga hukum dibiarkan begitu saja. Masyarakat dan penegak hukum perlu adanya sinkronisasi dalam penentuan peran hukum di Indonesia.
Hukum di Indonesia saat ini terlihat cacat, dalam artian untuk memajukan kualitas dan kuantitas hukum di negara ini, para pejabat serta petinggi-petinggi negara yang seharusnya menegakkan hukum, nyatanya melanggar hukum. Banyak instansi-instansi terkait yang notabene melanggar hukum negara dan moral, misalnya saja kasus simulator SIM oleh instansi Kepolisian, kasus Wisma Atlet Hambalang oleh petinggi Partai Demokrat,dan masih banyak lagi.
Timbul pertanyaan, "apakah masyarakat akan duduk diam? atau mendesak pe,erintah untuk bertindak tegas?". Masyarakat atau siapa saja berhak dan punya hak untuk mengeluarkan pendapat. Seperti dalam UUD 1945 pasal 28 yang berbunyi "Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.". Seorang penegak hukum harus ingat isi dari undang-undang, bahwa semua warga negara Indonesia berhak menerima keadilan hukum, seperti bunyi UUD 1945 pasal 28D pasal 1 "Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum".
Hukum di Indonesia bisa dikatakan kacau, suap menyuap merupakan hal yang biasa, melakukan korupsi merupakan hal yang lumrah. Bahkan jika tidak ikut dalam lingkaran korupsi, maka akan dikucilkan oleh teman-temannya. Sungguh miris dengan apa yang terjadi di Indonesia negara kita yang tercinta ini.
Namun dibalik kecurangan-kecurangan yang terjadi d negara ini, ada pula penegak hukum yang jujur, dan polisi yang jujur. Tapi sayangnya tidak muncul ke media, hal ini sangat disayangkan. Padahal hal itu dapat sedikit membersihkan hukum yang tercoreng di Indonesia.Walaupun dinaikan ke media, tapi tidak panas seperti pemberitaan penegak hukum yang melenceng. Sehingga tetap dalam fikiran kita, hukum di Indonesia sangat bobrok. Marilah kita munculkan berita-berita positif tentang hukum negara kita. Agar hikum di negara kita di cap sebagai negara yang memiliki hukum yang bobrok.
Kadang-kadang hukum di Indonesia dapat dikatakan tidak jelas. seorang nenek yang mencuri 5 buah cokelat saja, dapat ditahan. Namun koruptor seenaknya saja lolos dari jerat huku. Para koruptor seperti memiliki 9 nyawa. Yang selalu lolos dari jerat hukum yangseharusnya ia terima. Sungguh miris jika kita sebagai warga negara ini, dan tidak melakukan apa-apa untuk hukum di negara ini.
Semoga apa yang terjadi di negara kita ini tidak berlarut-larut dan dapat membaik dari apa yang terjadi berpuluh-puluh tahun ini. Kita sebagai warga Indonesia sebaiknya tidak terus menyalahkan koruptor, melainkan benahi saja langsung. Jangan hanya dengan omongan, melainkan tindakan nyata untuk membenahi hukum di Indonesia.
Setelah kita sama-sama mengerti dengan apa yang terjadi di negara kita ini, maka demi terciptanya hukum yang sesuai, mestinya masyarakat perlu ada kesadaran dan tidak buta dengan apa yang terjadi di dalam melihat kecurangan yang melanggar hukum di negara ini. Tidak menutup mata dengan apa yang terjadi di negara yang tercinta ini.
Kita sebagai warga negara yang baik hanya bisa berdoa untuk para penegak hukum agar dibukakan pintu hatinya sehingga bijak dan benar dalam memutuskan hukum. Dan bagi para pemuda-pemudi penerus bangsa yang bercita-cita menjadi penegak hukum di indonesia, disarankan jangan mengikuti sikap penegak hukum yang jelas-jelas tidak baik untuk diikuti. Dan para penerus bangsa agar dibekali dengan ajaran agama yang sesungguhnya. Belajar dengan rajin dan tekun untuk menghadapi dunia masyarakat atau pekerjaan yang dunianya sangat kejam.
Semoga keadaan hukum di Indonesia ini bisa membaik. Dan tidak ada lagi kecurangan-kecurangan yang terlihat sangat jelas dipermukaan, bisa dikatakan sudah menjadi rahasia umum. Rahasia yang diketahui oleh semua kalangan.
Keadaan hukum di Indonesia belum sepenuhnya baik dan berjalan sesuai perannya. Hukum yang terlihat sekarang hanya berpihak kepada orang-orang tertentu. Seperti apa yang telah kita lihat, hukum di Indonesia selalu berlarut-larut dalam menyelesaikan suatu perkara yang menjerat orang-orang besar di Indonesia. Terlihat hukum takut kepada orang-orang besar di Indonesia, sehingga seperti itulah hasil dari kinerja hukum di Indonesia.
Hingga ada istilah, "ada uang tidak ada hukum, tidak ada uang ada hukum". Hukum di Indonesia banyak permainan. Uanglah yang bermain dalam hukum di Indonesia. Dan hukum juga tergantung kekeluargaan. Sangat bagus seorang keluarga saling membantu, ttapi jika itu dalam hal negatif, tentu saja tidak baik. Jika seorang pelanggar hukum yang memiliki hubungan keluarga dengan penegak hukum, maka sebisa mungkin penegak hukum tersebut memyelamatkan keluarganya yang terlilit kasus hukum tersebut.
Kalaupun tuntutan masyarakat sedikit terdengar oleh para penegak hukum, walaupun seperti itu, pemerintah akan berbuat apabila keadaan sudah memanas. Intinya hukum di Indonesia perlu dikaji sebagaimana mestinya, bukan karena masalah yang sepele,sehingga hukum dibiarkan begitu saja. Masyarakat dan penegak hukum perlu adanya sinkronisasi dalam penentuan peran hukum di Indonesia.
Hukum di Indonesia saat ini terlihat cacat, dalam artian untuk memajukan kualitas dan kuantitas hukum di negara ini, para pejabat serta petinggi-petinggi negara yang seharusnya menegakkan hukum, nyatanya melanggar hukum. Banyak instansi-instansi terkait yang notabene melanggar hukum negara dan moral, misalnya saja kasus simulator SIM oleh instansi Kepolisian, kasus Wisma Atlet Hambalang oleh petinggi Partai Demokrat,dan masih banyak lagi.
Timbul pertanyaan, "apakah masyarakat akan duduk diam? atau mendesak pe,erintah untuk bertindak tegas?". Masyarakat atau siapa saja berhak dan punya hak untuk mengeluarkan pendapat. Seperti dalam UUD 1945 pasal 28 yang berbunyi "Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.". Seorang penegak hukum harus ingat isi dari undang-undang, bahwa semua warga negara Indonesia berhak menerima keadilan hukum, seperti bunyi UUD 1945 pasal 28D pasal 1 "Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum".
Hukum di Indonesia bisa dikatakan kacau, suap menyuap merupakan hal yang biasa, melakukan korupsi merupakan hal yang lumrah. Bahkan jika tidak ikut dalam lingkaran korupsi, maka akan dikucilkan oleh teman-temannya. Sungguh miris dengan apa yang terjadi di Indonesia negara kita yang tercinta ini.
Namun dibalik kecurangan-kecurangan yang terjadi d negara ini, ada pula penegak hukum yang jujur, dan polisi yang jujur. Tapi sayangnya tidak muncul ke media, hal ini sangat disayangkan. Padahal hal itu dapat sedikit membersihkan hukum yang tercoreng di Indonesia.Walaupun dinaikan ke media, tapi tidak panas seperti pemberitaan penegak hukum yang melenceng. Sehingga tetap dalam fikiran kita, hukum di Indonesia sangat bobrok. Marilah kita munculkan berita-berita positif tentang hukum negara kita. Agar hikum di negara kita di cap sebagai negara yang memiliki hukum yang bobrok.
Kadang-kadang hukum di Indonesia dapat dikatakan tidak jelas. seorang nenek yang mencuri 5 buah cokelat saja, dapat ditahan. Namun koruptor seenaknya saja lolos dari jerat huku. Para koruptor seperti memiliki 9 nyawa. Yang selalu lolos dari jerat hukum yangseharusnya ia terima. Sungguh miris jika kita sebagai warga negara ini, dan tidak melakukan apa-apa untuk hukum di negara ini.
Semoga apa yang terjadi di negara kita ini tidak berlarut-larut dan dapat membaik dari apa yang terjadi berpuluh-puluh tahun ini. Kita sebagai warga Indonesia sebaiknya tidak terus menyalahkan koruptor, melainkan benahi saja langsung. Jangan hanya dengan omongan, melainkan tindakan nyata untuk membenahi hukum di Indonesia.
Setelah kita sama-sama mengerti dengan apa yang terjadi di negara kita ini, maka demi terciptanya hukum yang sesuai, mestinya masyarakat perlu ada kesadaran dan tidak buta dengan apa yang terjadi di dalam melihat kecurangan yang melanggar hukum di negara ini. Tidak menutup mata dengan apa yang terjadi di negara yang tercinta ini.
Kita sebagai warga negara yang baik hanya bisa berdoa untuk para penegak hukum agar dibukakan pintu hatinya sehingga bijak dan benar dalam memutuskan hukum. Dan bagi para pemuda-pemudi penerus bangsa yang bercita-cita menjadi penegak hukum di indonesia, disarankan jangan mengikuti sikap penegak hukum yang jelas-jelas tidak baik untuk diikuti. Dan para penerus bangsa agar dibekali dengan ajaran agama yang sesungguhnya. Belajar dengan rajin dan tekun untuk menghadapi dunia masyarakat atau pekerjaan yang dunianya sangat kejam.
Semoga keadaan hukum di Indonesia ini bisa membaik. Dan tidak ada lagi kecurangan-kecurangan yang terlihat sangat jelas dipermukaan, bisa dikatakan sudah menjadi rahasia umum. Rahasia yang diketahui oleh semua kalangan.
Langganan:
Postingan (Atom)